Anatomi Copywriting dalam Periklanan di Media cetak

Melanjutkan artikel sebelumnya Pengertian Copywriting dalam Periklanan
Berikut adalah unsur-unsur anatomi copywriting atau naskah periklanan yang biasanya terdapat dalam sebuah iklan media cetak yang dibuat seorang copywriter di advertising agency :

Headline
Merupakan rangkaian kalimat atau kata-kata pendek dan biasanya berupa slogan untuk menyampaikan inti pesan periklanan atau pemasaran.

Subline atau Subjudul
Dalam penulisan subjudul inilah seorang copywriter dituntut untuk selalu menulis iklan dengan membayangkan bentuk visualnya, karena subjudul ini sangat membantu terhadap desain dan typography iklan.

Copy Text
Teks terdiri dari isi pesan atau kalimat utama naskah periklanan yang dicetak dengan font type yang lebih kecil daripada baris display. Baris display adalah headline, subline, harga, mandatories, strapline dan signature.

Harga
Orang biasanya mengharapkan sebuah iklan mencantumkan harga sehingga mereka mendapat gambaran tentang biaya yang harus dikeluarkan.

Signature Slogan atau Strapline
Ini adalah baris kalimat penutup (the pay-off line) dan dapat digunakan sebagai alat pencipta citra perusahaan dalam mendukung kampanye periklanan dan pemasaran.

Mandatories
Merupakan keinginan klien yang harus dipenuhi. Terdiri dari nama produk dan logo, tapi banyak iklan yang mencantumkan secara lengkap alamat dan nama perusahaannya.

Kupon
Biasanya pencantuman kupon harus sesuai dengan aturan dan tata cara periklanan, karena tidak sesederhana seperti tampaknya. Kupon harus menawarkan sebuah penawaran dan data-data yang jelas dan tidak menipu.

Faktor paling penting dalam menyusun jenis, gaya dan unsur copywriting bukan hanya kreatifitas, tapi juga harus sesuai perkembangan zaman. Diperlukan orang-orang kreatif yang adaptif terhadap nilai periklanan yakni trend yang mendasari segala perubahan yang terjadi dalam dunia periklanan saat ini.

Bahan Bacaan :
Agustrijanto, (2002)
Copywriting, Seni Mengasah Kreativitas dan Memahami Bahasa Iklan
Situs Periklanan
www.situsnet.com/advertising_Design.doc

Blog Pemasaran dan Periklanan==> »»

Bauran Promosi Bagian dari Manajemen Pemasaran

Dalam manajemen pemasaran barang dan jasa, bauran promosi merupakan bagian yang sangat penting. Dalam bauran promosi dikenal ada lima unsur komunikasi pemasaran yang utama, yaitu :

Advertising ( Periklanan )
Periklanan adalah seni menyampaikan apa yang ditawarkan atau dijual untuk mendapatkan perhatian dan menempatkan produk secara unik kedalam pikiran konsumen dengan alat bantu media periklanan.
Periklanan merupakan bagian manajemen pemasaran untuk memenuhi fungsi pemasaran. Untuk dapat menjalankan fungsi pemasaran, maka periklanan tentu saja tidak sekedar memberikan informasi kepada khalayak tapi juga ditujukan untuk mempengaruhi perasaan, pengetahuan, makna, kepercayaan, sikap dan citra konsumen yang berkaitan dengan suatu produk atau merek.

Sales promotion ( Promosi Penjualan )
Berbagai bentuk insentif jangka pendek yang diberikan produsen untuk mendorong keinginan konsumen agar tertarik dan mencoba atau membeli suatu produk atau jasa yang ditawarkan. Tujuan promosi berorientasi untuk mengajak konsumen agar mencoba produk yang belum pernah mereka kenal atau gunakan.

Public Relation ( Hubungan Masyarakat )
Public relations pada dasarnya adalah kegiatan manajemen pemasaran yang erat hubungannya dengan publik. Public Relation merupakan salah satu bagian dari sebuah perusahaan yang juga berfungsi sebagai jembatan antara perusahaan dan publiknya. Aktivitas yang dilakukan Public relations adalah menyelenggarakan komunikasi timbal balik ( two way communications ) yang dibuat untuk memelihara, menciptakan, dan mengembangkan citra perusahaan atau merek.

Personal selling ( Promosi pribadi )
Personal selling adalah improvisasi dari penjualan dengan komunikasi person to person. Personal selling biasanya dilaksanakan oleh sales dibawah pengarahan manager pemasaran yang mempromosikan produk secara langsung pada target market. Sales melakukan Interaksi dengan satu atau beberapa calon pembeli dengan melakukan presentasi, menjawab pertanyaan dan menerima pesanan dari pembeli.

Direct marketing ( Pemasaran Langsung )
Direct marketing adalah upaya komunikasi pemasaran langsung untuk berinteraksi dengan konsumen yang bertujuan agar memperoleh respon atau transaksi dalam waktu singkat. Interaksi dengan konsumen tersebut melalui surat, telepon, fax, e-mail, dan alat komunikasi nonpersonal lainnya untuk melakukan komunikasi pemasaran secara langsung agar mendapat tanggapan dari calon konsumen.

Zaki ( http://zaki-adverthink.blogspot.com/ )

Bahan Bacaan Manajemen Pemasaran :
Durianto Darmadi, Sugiarto, Anton WW, Hendrawan S (2003)
Invasi Pasar dengan Iklan yang Efektif
Roman Kenerth, Jane Maas & Martin Nisenholtz (2005)
How To Advertise, Membangun Merek dan Bisnis dalam Dunia Pemasaran
John Kennedy, R Dermawan S (2006)
Marketing Communication, Taktik dan Strategi

Blog Pemasaran dan Periklanan==> »»

Fungsi Public Relation Dalam Manajemen Perusahaan

Public Relation sangat berperan penting baik didalam maupun diluar perusahaan, seperti yang dikatakan oleh Prof. Drs. Onong Uchjana Effendy, maka fungsi dari Public Relations dalam manajemen sebuah perusahaan adalah sebagai berikut :

1. Menunjang kegiatan manajemen dalam mencapai tujuan organisasi.
Dalam hal ini, public relation sebagai penunjang dan pendukung terlaksananya kegiatan dan rencana suatu organisasi.

2. Membina hubungan harmonis antara organisasi tersebut dengan berbagai publik, baik hubungan ke dalam (internal relations) maupun ke luar (external relations) untuk meningkatkan kerjasama.
Public Relation tidak hanya penting dalam membina hubungan eksternal akan tetapi, hubungan yang baik dengan internal organisasi perlu diperhatikan, sebagai salah satu penunjang tercapainya tujuan organisasi

3. Menciptakan komunikasi dua arah dengan menyebarkan informasi organisasi kepada publiknya dan menyalurkan opini publik kepada organisasi
Public Relation sebagai communicator atau penghubung antara organisasi dengan publiknya.

4. Melayani publik dan menasihati pimpinan demi kepentingan umum.
Public Relation harus mampu menyeimbangkan kepentingan manajemen organisasi dan publiknya.

5. Operasionalisasi dan organisasi Public Relations
Maksudnya adalah bagaimana membina hubungan harmonis antara organisasi dengan publiknya, untuk mencegah terjadinya rintangan psikologis, baik yang ditimbulkan dari pihak organisasi maupun dari pihak publiknya.

Selain fungsi diatas terdapat fungsi Public Relations dalam manajemen di perusahaan, dimana Public Relation mempunyai peranan penting di dalamnya yaitu :

1. Building corprate identity and image
yaitu dengan menciptakan identitas dan citra perusahaan yang positif

2. Facing crisis
Public Relations harus memiliki kemampuan untuk menangani segala complain, membentuk manajemen krisis dan Public Relation recovery of image, memperbaiki lost image and damage.

Zaki ( http://zaki-adverthink.blogspot.com/ )

Bahan Bacaan :
Ruslan, Rusady. (1997)
Kiat dan Strategi Kampanye Public Relations
Rachmadi, F. (1992)
Public Relations dalam Teori dan Praktek

Blog Pemasaran dan Periklanan==> »»
 
Blog Strategi Pemasaran dan Periklanan powered Blogger.com | Dilarang meng-copy tanpa izin | Template Agus R | o-om.com